Assalamualaikum..
Dear My Blog..
Hari ini saya sangat shock banget mendengar kabar ttg tmn lama saya.. sudah lama saya tdk jumpa dengannya sejak saya bekerja di jkt, dan dia tinggal di Bali.. Skr saya mendengar kabar klo dia sudah keluar dari islam.. saya sangat kaget. Setelah saya cari informasi ternyata hal ini didasari oleh kehidupan keluarganya yg sangat sulit ekonominya. Saat Allah memberikan cobaan dengan kesulitan ekonomi, datangnya penyakit, dan cobaan lain yg bertubi-tubi, keluarganya sangat butuh bantuan dan perhatian dari saudara2 muslim lain di sekitarnya..
Namun untuk membantu sedikit untuk kebutuhan hidup, bahkan untuk menjenguk saja, tetangga2 muslimnya masih belum ada yg punya waktu.. Di lain pihak, keluarga tmn saya itu sering dikunjungi orang2 Non-muslim yg menjenguk tiap hari. Mereka (orang2 Non) sangat baik, ramah dan memperhatikan sekali keluarga tmn saya.. Apapun keperluan hidup yg dibutuhkan tmn saya, mereka belikan. Saat tmn saya sakit, mereka selalu menjenguk dan menemani tiap hari.. Dan setiap kunjungan, mereka selalu membacakan Doa-doa mereka di rmh tmn saya, serta memberi dorongan keluarga tmn saya untuk lebih semangat menjalani hidup..
Hingga suatu hari.. keluarga tmn saya itu memutuskan untuk keluar dari islam dan menjadi bagian dari mereka.. Sungguh ironis sekali, Hanya karena masalah silaturahim dan perhatian yg kurang dari tetangga2 muslim membuatnya berpaling dari Islam.. Padahal Nabi Muhammad sendiri telah mencontohkan, betapa dekatnya Beliau dengan kaum miskin, membantu kesulitan2 mereka, bahkan Beliau memberi makan seorang miskin tiap hari dengan tangannya.. saya sangat sedih krn saat ini saya terpisah jarak darinya sehingga tidak dapat membantu dan menasehati secara langsung.. Sampai skr saya bertanya-tanya apa penyebab musibah ini.. apakah dari personal keluarganya? tetangga2 muslimnya? atau mereka yg mengajak keluar? yahh masing2 punya saham untuk kasus ini.
Semoga ini menjadi pelajaran bagi saya untuk lebih peka kepada saudara2 Muslim disekitar saya yang membutuhkan bantuan moral maupun material..
Mayyahdihillahu fala mudhillalah, wa mayyudhilhu fala haadialah.



